Terkadang kita dihadapkan dengan dua pilihan yaa.. atau tidak.jika kita mengambil satu keputusan diantara dua pilihan tersebut, maka kita harus yakin, keputusan itu telah mewakili jiwa tanpa ego.
Suatu keputusan yang telah aku ambil saat ini, yaitu berhenti dari tempatku bekerja.
Yaah.. keputusan tersebut telah mewakili jiwaku, demi menghindari sebuah konflik dilinkup kantorku,dan mempertahankan idialisme sebagai jurnalist, serta membutuhkan ketenangan dalam menjalani hidup, adalah akumulasi dari keputusan yang telah kuambil.
Walaupun sebagian orang menganggap keputusan itu adalah sebuah keputusan konyol, namun aku tetap bangga dengan prinsip yang tertanam dalam diri ini,
karena berani mengatakan tidak, untuk sebuah ketenagan hidup.
jika sesuatu diawali dengan niat baik, maka yakinlah kita tidak akan pernah sengsara menjalani proses hidup.
maka janganlah pernah takut mengambil keputusan yang menurut hati nurani kita benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar