Amerika" negara yang memproklamirkan dirinya sebagai negara adikuasa, yang paling getol meneriakan lawan dan habisi teroris, serta menentang adanya pelanggaran HAM.Tetapi ternyata teriakan dan slogan – slogan anti teroris serta berdalil memperjuangkan hak asasi manusia, tidak lebih dari sebuah kamuflase semata.
Terbukti jika negara yang dinahkodai oleh george w bush itu. Tidak lebih dari sebuah negara penghancur peradaban dunia.
Sejarah mencatat, bumi hangusnya Hirosima dan Nagasaki. Akibat serangan bom nuklir yang diciptakan oleh profesor – profesor yahudi yang dimiliki negara paman sam tersebut.
Bahkan masih banyak lagi daftar dosa yang telah dilakukan negara yang mengklaim dirinya sebagai polisi dunia, terhadap perjalanan buram sejara dunia ini.
Jelas masih tertanam dalam ingatan kita bangaimana sengsaranya warga vietnam, yang hanya menggunakan peralatan dan persenjataan seadanya, dipaksa menghadapi ribuan bahkan jutaan tentara Amerika yang diperlengkapi senjata otomatis moderen dan didukung dengan armada tank serta pesawat tempur.

Demikian halnya yang terjadi di irak, hanya karena kepentingan politik dan bisnis ladang minyak. Amerika serikat kembali berkamuflase melalui media massa, bahwa presiden saddam. Harus ditangkap dan diadili kerena selama kepemimpinanya telah melakukan pelanggar HAM terbesar didunia.
Dengan perhitungan dan kalkulasi yang sangat matang tentang keuntungan yang akan diperolehnya dari hasil meruntuhkan rezim saddam husen. Maka negara pecundang ini mengibarkan bendera perang terhadap irak. negara yang kaya akan minyak itu
Kitapun melihat hasilnya lewat tayangan televisi dan membaca tulisan para jurnalis dimedia cetak. Dari penyerangan secara keroyokan yang dilakukan negara pecundang yang memiliki hak veto ini, tentunya bukan saja meruntuhkan rezim saddam husen.
Tetapi juga telah membumi hanguskan negara yang mempunyai gelar negeri seribuh satu malam itu, bahkan tidak sedikit nyawah warga irak melayang, akibat terkena serpihan bom serta tajamnya peluru yang dimuntahkan dari laras senjata – senjata canggih milik amerika dan negara – negara pecundang lainya yang mendapat legitimasi sebagai tentara pasukan multi nasional
Berdalil anti teroris, Amerika serikat. kembali membuat daftar dosa baru dengan mengobrak abrik Afganistan. Yang menurut persi Mr. Bush. Bahwa jaringan teroris yang selama ini merajalela dan menebar teror didunia. Adalah kelompok alkaedah yang dipimpin Osama binladen.
dengan alasan bahwa Osama binladen adalah aktor intelktual teroris dunia yang meruntuhkan gedung pencakar langit world trade centre, walaupun hingga kini belum dapat pembuktian,maka kota kabul di afganistan. kembali menjadi korban baru uji coba senjata canggih buatan terbaru amerika.
Dari waktu kewaktu negara adikuasa ini semakin bangga atas pretasinya mengukir sejarah suram pembunu terbesar, dan negara yang haus akan peperangan dan bangga dengan kemenangan walupun harus mengorbankan jutaan manusiah, termasuk mengorbankan warga negranya sendiri yang dipaksa mengikuti pertempuran.
Jika kita cermati pemberitaan media masa baik koran maupun melalui pemberitaan di televisi, ternyata pernyataan – pernyataan (ucapan) indah yang selalu dipublikasikan oleh presiden amerika serikat. sifatnya hanyalah sebuah kepalsuan yang manis diucapkan tetapi kenyataanya berbeda.
Buktinya negara yang konon katanya menentang pelanggaran HAM. Ternyata adalah negara pelanggar hak asasi manusia. contoh kecil terjadinya rasisme di negara itu sejak dahulu hingga detik ini, dimana banyak kebijakan parlamenya yang lebih condong memihak dan menguntungkan sikulit putih dibanding warganya yang berkulit hitam.
Demikian juga dengan slogan – slogan anti teroris yang selalu dipublikasikan lewat media. ternyata negara ini juga malah menciptakan dan menebar teror yang membuat sebagian besar manusia dibumi ini ketakutan.
Kamuflase tentunya adalah sebuah kebohongan yang selalu terlontar dari mulut orang – orang egois, dan seraka akan yang namanya kekuasaan serta haus sanjungan, atau lebih tepatnya manusia ambisiaus, seperti layaknya amerika serikat.
Namun tak dapat dipungkiri para pemimpin dan calon pemimpin dinegara ini, bahkan pemabuk dan pesina sekalipun tekadang tiba - tiba berubah bagaikan seorang uztad (berkamuflase) jika menginginkan sesuatau untuk sebuah ambisi


