Sabtu, 29 September 2007

Sobat


Canda dan tawa dari seorang teman, terkandang sangatlah kita butuhkan.
Namun terkadang juga kesal bercampur marah, serta gerutu dalam hati tiba – tiba jua hadir dalam diri kita.

Hanya karena perlakuan dan kata - kata yang keluar dari mulut seorang teman. Yah, itulah manusia dalam kehidupan serta dalam menjalankan aktifitas kesehari-harian.

Mau tidak mau, suka atau tidak suka, yang jelas hidup di dunia ini, pastilah kita membutuhkan teman yang melebihi dari teman biasa.

So pastilah diri kita butuh orang untuk dapat dijadikan sebagai teman curhat, berkeluh kesah, dan pandai menyimpan sesuatu yang sifatnya rahasia.

Seperti aku dan temanku di hadapan anda.

Jumat, 28 September 2007

Petani Sayur

Jeri payah dan hasil keringatmu, sangatlah membantu kelangsungan hidup ummat manusia.
Entah apakah engkau pernah berfikir akan mulianya pekerjaan yang kau lakoni itu?

Dari sari tanaman yang engkau semai, tanam dan lalu kau jual, terdapat beberapa unsur energi yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dan kesehatan manusia.

Walaupun ku-tahu, engkau para petani sayur! Tidak pernah mau tahu dan berfikir akan manfaat sayur!

Yang kutahu, engkau hanya berfikir semoga tanaman yang kau rawat tanpa mengenal teriknya panas matahari yang membakar tubuhmu itu, dapat menghasilkan uang yang banyak.

Buat memenuhi kebutuhan dapur dan biaya sekolah anak-anakmu.
Tetapi kuyakin pekerjaan yang kau jalani adalah pekerjaan yang sangat mulia.

Semoga kelak pemerintah yang akan memimpin negeri ini, dapat lebih memperhatikan kesejahteraan kalian para petani sayur. Seperti diriku yang memanfaatkan latar belakang para petani sayur, saat sedang bergaya di depan kamera.

Semoga saja yang membaca tulisan ini juga dapat merasakan derita para petani sayur.

Barombong September 2007

Mengejar Sesuatu Yang Tak Pasti

Pasti… yah, mungkin kata yang terberat dalam benakku.
Mengejar sesuatu yang tak pasti dan berada dalam bayang – bayang kebimbangan yang terus menghantui perasaan ini.

Haruskah keyakinan dan rasa percaya diri, akan yang namanya sebuah kepastian.
Terus ku pertahankan!!?
Entah?


Mungkin aku harus banyak belajar arti akan yang namanya meraih sebuah kepastian dalam penantian yang tiada berujung.

Kuakui diri ini, semakin berada dalam kebimbangan dan ketidak pastian dalam mengharapkan sebuah kepastian.


Yah... semoga saja di hari kelak kepastian kepastian itu akan datang menghampiriku.

Makassar September 2007