Entah mengapa perasaan ini kembali berada dalam kebimbangan, kucoba untuk renungi sesuatu yang saat ini kualami. Pikiranku terus saja dihantuai amarah bercampur rasa takut akan sesuatu yang tak pernah kupikirkan sebelumnya, namun kini tiba - tiba datang mengusik perasaan serta memaksaku untuk terus berfikir.
Kuakui betapa beratnya persoalan yang menimpaku saat ini, kucoba untuk teriak sekeras kerasnya dengan harapan perasaan ini dapat legah setelah berteriak, namun tetap saja didalam jiwa ini berkecamuk perasaan galau yang membuat diri ini semakin berada dalam keraguan menjalani hidup
Mengapa harapan akan kebahagiaan yang sempat kugengam, tiba – tiba pergi menjauhi diri ini, hanya karena mengharapkan sebuah keterbukaan dan kejujuran?.
Ataukah mungkin diri ini terlalu berharap akan wujud sebuah keterbukaan dan kejujuran yang terkadang disepelehkan oleh sebagian manusia
jika keterbukaan dan kejujuran itu adalah dosa yang menggiring kita kedalam sebuah kenistaan, maka diri ini relah bergelut dengan kenistaan itu, karena aku adalah salah satu dari segelintir orang yang menganut paham keterbukaan dan kejujuran
Tuhan
Begitu banyak cabaan dan ujian yang harus kujalani dalam mengarungi kehidupan ini, berilah aku kekuatan dalam menjalani kebingungan yang saat ini kualami tuhan.
Makassar 03 november 07. walaupun sulit namun ku coba untuk menjalani sebuah keputusan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar