Disuatu sore aku melintas di pantai losari makassar. Mataku tiba – tiba tertuju pada sekelompok anak muda yang lagi menikmati keindahan pantai losari di sore hari.Seolah tanpa beban mereka bercanda dengan riangnya sesekali dibarengi dengan canda tawa, sementara yang lainya terlihat lagi asik memainkan telpon cellular yang ada digenggamanya.
Dari cara berpakaian serta deretan mobil mewah yang terparkir di dekat para anak muda ini, aku mengambil kesimpulan kalo mereka adalah anak gedongan istilah bagi orang serba berkecukupan alias orang kaya.
Hati kecilku bertanya!? apakah kelompok anak muda ini betul – betul menikmati keindahan panorama senja pantai losari, ataukah sekedar ngumpul – ngumpul hanya untuk memamerkan gaya dan penampilan, juga memperlihatkan kepada orang – orang bahwa mereka berada di komonitas borju.
Belum lagi fikiranku lepas dari kelompok anak muda tadi, tiba tiba pandangan mataku tertuju pada dua orang anak yang berjalan tanpa memakai alas kaki, dengan pakaian compang campig sambil menenteng karung entah berisi apah, namun kuyakin karung itu berisi barang rongsokan yang dipungutnya ditempat buangan sampah.
Aku tiba – tiba teringat akan tulisan – tulisan di buku marxsisme dimana buku tersebut mengajarkan kita untuk mendalami sebuah kebersamaan dan pemerataan hidup.
Mungkinkah jika ajaran – ajaran yang tertuang dalam buku marxisme itu diterapkan dalam hidup ini, tidak adalagi yang namanya perbedaan antara sikaya dengan simiskin.
Tidak adalagi kesombongan yang sering diperlihatkan oleh kaum borjuis, terhadap orang – orang yang tingkat kehidupan sosial dan ekonominya berada di bawa garis kemiskinan. serta tidak ada lagi pemicu terjadinya kecemburuan sosial.
Namun itulah kenyataan hidup atau tepatnya konsukuensi hidup dimana perbedaan itu selalu ada demikian halnya dengan status sosial dimana selalu saja ada yang namanya perbedaan.
Sepertihalnya cerita dongeng yang sering kubaca dan kudengar disaat aku masih kanak – kanak yang berkisah tentang perbedaan antara sikaya degan simiskin
Makassar 18 oktober 07
Tidak ada komentar:
Posting Komentar